Survei Lintasan Sepedah Situ Cileunca dan Bukit Teh Pangalengan
Wah …ternyata sms dan email info Pangalengan kemarin di upload juga di web Bifza ya Irfan?…Seneng saja kalo memang bisa berbagi ide dan cerita. Tadi saya ingin mencoba tambah lanjutan cerita ide ini, tapi sayangnya gagal terus saat mau di upload dan tidak bisa masuk (mungkin terbatas hanya untuk member saja ya yg bisa kirim comment).
Gedubraaakkk.... website bifza terbuka bagi siapa aja yg tertarik dgn persepedahan. Siapa saja bisa upload artikel dan foto, asalkan daftar dulu. Daftarnya langsung di website ini juga, gratis dan cepat tidak sampe 1 menit. Tinggal klik aja tombol facebook connect (atau menu "pendaftaran"), di isi yg perlu diisi... terdaftar deh...
Oh ya,…hari Saptu kemarin tanggal 21 Agustus akhirnya saya berangkat ke Pangalengan. Selesai salat subuh, sengaja kami berangkat pagi2 sekali, kita menuju Pangalengan yang kalau dari Bandung hanya ditempuh antara 1-1,5 jam dengan jarak 50 kiloan kearah Bandung Selatan. Kita berangkat pagi berharap agar sesampainya di Situ Cileunca nanti masih bisa menyaksikan embun dan suasana pagi di Kebun teh, selain hindari macet di perjalanan khususnya di daerah Banjaran.


Beberapa saat akan memasuki Pangalengan, kita langsung berbelok ke kanan mengikuti arah penunjuk menuju Situ Cileunca. Dari situ,…berbekal peta2 dari google maps kita menyusuri rencana trek mengitari situ. Wah indahnya daerah ini,…ada bendungan, sungai yg bisa dipakai arung jeram, perahu, bukit2 kebun teh dan pemandangan cerobong gas dari PLTU yg terlihat dari kejauhan. Trek dimulai dengan memasuki jalan desa melalui kebun2 sayur, jembatan, bendungan dan juga kebun teh seputar situ. Situ Cileunca ini termasuk situ yang unik karena memiliki dua buah situ yang berdampingan yang terpisah oleh suatu bukit berjarak bebepa puluh meter saja.

Keluar dari komplek Situ Cileunca,…kita masuki area kebun the. Kita akan masuki jalan sempit menanjak memasuki salah satu bukit teh Gunung Nini. Jalanan menaiki bukit ini tidak terlampau tajam, dan di puncak sana terdapat rest area berupa joglo tempat kita bisa menikmati pemandangan luasnya hamparan kebun dan tempat2 menarik di sekitarnya. Turun dari bukit,…jalanan lurus setapak dihimpit antara pucuk2 daun teh yang akan menyapa sepeda2 kita menuju sungai kecil sebelum kita masuki jalan raya Pangalengan-Kertasari. Dari jalan ini lokasi PLTU nampak tambah jelas, tempat pemanfaan panasbumi Pangalengan, lokasinya hanya berjarak 1-2 kilometer saja dari jalan raya. Pipa-pipa uap gas dari beberapa titik pemboran terlihat berwarna putih memanjang di sela2 bukit menuju PLTU ini.

Setelah kita menempuh separuh rencana trek,…sesaat kita bisa berhenti di danau2 kecil di pinggir jalan, atau kita langsung lanjutkan dengan gowes lagi beberapa saat menuju area Sumber Mata Air Panas berendam di kolam2 pemandian air panas (hotsprings) milik Perhutani. Dijamin badan akan bertambah segar dan pegal2 di kaki akan hilang. Perjalanan lalu kita lanjutkan menuju pabrik teh Malabar. Di sini kita diperkenankan untuk memasuki area pabrik bagi yang ingin menyaksikan bagaimana proses pembuatan dan pengolahan teh sampai siap saji. Perjalanan kita nanti kayak bener2 wisata Agro ya.




Akhir perjalanan Goweser ,…kita isi dengan wisata sejarah. Kita akan kumpul di Villa Boscha. Tempat ini konon tempat tinggalnya Boscha kompeni yg banyak habisin sisa hidupnya di tatar Parahyangan. Ternyata dia tidak saja ahli astronomi dengan membuat teropong bintang di Lembang, tapi sang paman ini juga meneliti tanaman teh dan lebih senang tinggal di Pangalengan. Bahkan sampai akhir hayatnya,…dia meninggal dan dimakamkan tidak jauh dari villa nya ini.

Salut kita berikan ke PTPN yang saampai saat ini tetap merawat benda2 peninggalan sang paman,… Di kamar pribadinya masih tersimpan rapi benda2 seperti piano, ranjang tidur, tongkat, mug dan dispenser minumnya bahkan meja billiar cap Holland juga masih utuh terawat. Kita kumpul disini untuk santap siang dan berkemas kembali ke Bandung setelah jelajahi indahnya panorama Pangalengan.
Ok, friends,…..kapan kita realisasikan ide gabung jelajahi panorama indahnya alam Pangalengan?
Salaamm,
Arif
| < Prev | Next > |
|---|
















